Sabtu, 10 Januari 2015
2.1 KONVERSI NILAI BILANGAN, OCTAL, BINER, DESIMAL, HEXADESIMAL SERTA PERUBAHAN KOMPONEN DESIMAL BINER
Konversi bilangan adalah proses mengubah bentuk bilangan satu ke bentuk bilangan lain yang memiliki nilai yang sama. Misal: nilai bilangan desimal 12 memiliki nilai yang sama dengan bilangan octal 15; Nilai bilangan biner 10100 memiliki nilai yang sama dengan 24 dalam octal dan seterusnya.
Konversi bilangan octal, biner, atau hexadesimal menjadi bilangan desimal. memiliki konsep yang sama. Konsepnya adalah bilangan tersebut dikalikan basis bilangannya yang dipangkatkan 0,1,2 dan seterusnya dimulai dari kanan. Untuk lebih jelasnya silakan lihat contoh konversi bilangan di bawah ini:
2.1.1 Konversi Bilangan Octal Ke Desimal
Bilangan oktal yaitu bilangan yang mempunyai Radix (basis) = 8 {0,1,2,3,4,5,6,7}
cara mengkonversi bilangan octal ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 8 (basis octal) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 137(octal) = (7x80) + (3x81) + (1x82) = 7 + 24+64 = 95 (desimal).
2.1.2 Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 2 (basis biner) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 11001(biner) = (1x20) + (0x21) + (0x22) + (1x2) + (1x22) = 1+0+0+8+16 = 25(desimal).
2.1.3 Konversi Bilangan Hexadesimal ke desimal
Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 16 (basis hexa) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 79AF(hexa) = (Fx20) + (9x21) + (Ax22) = 15+144+2560+28672 = 31391(desimal).
2.2 KONVERSI BILANGAN DESIMAL MENJADI BILANGAN BINER,
OCTAL ATAU HEXADESIMAL.
Konversi dari bilangan desimal menjadi biner, octal atau hexadesimal juga memiliki konsep yang sama. Konsepnya bilangan desimal harus dibagi dengan basis bilangan tujuan, hasilnya dibulatkan kebawah dan sisa hasil baginya (remainder) disimpan. Ini dilakukan terus menerus hingga hasil bagi < basis bilangan tujuan. Sisa bagi ini kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga yang paling awal dan inilah yang merupakan hasil konversi bilangan tersebut. Untuk lebih jelasnya lihat pada contoh berikut:
2.2.1 Konversi Bilangan Desimal Ke Biner.
Cara konversi bilangan desimal ke biner adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 2 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 2. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Contoh:
125(desimal) = .... (biner)
125/2 = 62 sisa bagi 1
62/2= 31 sisa bagi 0
31/2=15 sisa bagi 1 Lihat gambar:
15/2=7 sisa bagi 1
7/2=3 sisa bagi 1
3/2=1 sisa bagi 1
hasil konversi: 1111101
2.2.2 Konversi Bilangan Desimal Ke Octal.
Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 8 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 8. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Contoh :
2.2.3 Konversi Bilangan Desimal Ke Hexadesimal.
Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 16 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 16. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Apabila sisa bagi diatas 9 maka angkanya diubah, untuk nilai 10 angkanya A, nilai 11 angkanya B, nilai 12 angkanya C, nilai 13 angkanya D, nilai 14 angkanya E, nilai 15 angkanya F. Contoh lihat gambar:
2.3 KONVERSI BILANGAN OCTAL KE BINER DAN SEBALIKNYA.
2.3.1 Konversi Bilangan Octal Ke Biner
Konversi bilangan octal ke biner caranya dengan memecah bilangan octal tersebut persatuan bilangan kemudian masing-masing diubah kebentuk biner tiga angka. Maksudnya misalkan kita mengkonversi nilai 2 binernya bukan 10 melainkan 010. Setelah itu hasil seluruhnya di urutkan kembali. Contoh :
2.3.2 Konversi Bilangan Biner Ke Octal.
Konversi bilangan biner ke octal sebaliknya yakni dengan mengelompokkan angka biner menjadi tiga-tiga dimulai dari sebelah kanan kemudian masing-masing kelompok dikonversikan kedalam angka desimal dan hasilnya diurutkan. Contoh lihat gambar:
2.4 KONVERSI BILANGAN HEXADESIMAL KE BINER DAN SEBALIKNYA
2.4.1 Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Biner
Sama dengan cara konversi bilanga octal ke biner, bedanya kalau bilangan octal binernya harus 3 buah, bilangan desimal binernya 4 buah. Misal kita konversi 2 hexa menjadi
Biner hasilnya bukan 10 melainkan 0010. Contoh :
2.4.2 Konversi Bilangan Biner Ke Hexadesimal
Teknik yang sama pada konversi biner ke octal. Hanya saja pengelompokan binernya bukan tiga-tiga sebagaimana pada bilangan octal melainkan harus empat-empat. Contoh lihat gambar:
2.5 KONVERSI BILANGAN HEXADESIMAL KE OCTAL DAN SEBALIKNYA
2.5.1 Konversi bilangan Octal ke Hexadesimal
Teknik mengkonversi bilangan octal ke Hexadesimal adalah dengan mengubah bilangan octal menjadi biner kemudian mengubah binernya menjadi hexa. Contoh :
• Konversi bilangan hexadesimal ke octa
2.5.2 Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Octal
Begitu juga dengan konversi hexa desimal ke octal yakni dengan mengubah bilangan hexa ke biner kemudian diubah menjadi bilangan octal.
Senin, 05 Januari 2015
Inspriration little
hayy Friend..!!!
Dalam pembuatan Tugas Selalu saja kita terkadang mengalami kendala dan sering kali streezzz,, but make the task as a friend companion that can lead us to a better ....
yakinlah setiap masalah pasti ada penyelesaiannya,,, sama halnya dengan tugas yang kita dapat dari school,ataupun dari kampus ... yach nggak guys... maka dari itu keep the homework dan kerjakan dengan baik :D.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)